(Sekolah Anak Banget) Prestasi siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya kembali mencuri perhatian. Kali ini, nama Kreatif 20 berkibar di panggung pencak silat internasional melalui aksi gemilang Lanang Liwa Malik, siswa kelas 6 Buya Hamka.
Lanang sukses membawa pulang medali emas atau Juara 1 dalam ajang bergengsi 4th International Indonesian Open Pencak Silat Championship 2026. Ia tampil pada Early Age Mass Participation Category Class E, sekaligus menjadi bukti bahwa bakat dan passion siswa Kreatif 20 dapat melaju hingga ke level internasional.
Bukan sekadar pulang membawa medali, ada momen yang membuat pencapaian Lanang terasa semakin istimewa. Saat menerima penghargaan di atas panggung, putra dari Dr. Maulinna Kusumo Wardhani itu dengan penuh kebanggaan membentangkan bendera Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya.
Sebuah bendera yang bukan hanya menjadi identitas sekolah, tetapi juga menjadi simbol perjuangan seorang siswa yang berani membawa nama almamaternya ke arena kompetisi.
“Aku bangga mampu mempersembahkan medali emas pada kejuaraan pencak silat kali ini,” tutur Lanang setelah menerima penghargaan.
Medali emas tersebut sekaligus menegaskan satu hal: prestasi siswa tidak selalu lahir dari ruang kelas dan buku pelajaran. Setiap anak memiliki jalur kehebatan masing-masing. Ada yang bersinar melalui akademik, ada yang menemukan panggungnya melalui seni, olahraga, teknologi, maupun berbagai bidang lainnya.
Di sinilah semangat pendidikan di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya menemukan maknanya. Sekolah tidak hanya mendorong siswa untuk unggul secara akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk menggali, mengembangkan, dan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki.
Bagi keluarga besar Kreatif 20, prestasi Lanang menjadi energi baru untuk terus membuka ruang seluas-luasnya bagi tumbuhnya bakat dan potensi siswa.
“Kami bangga pada prestasi Mas Lanang. Semoga muncul lagi siswa-siswi berbakat yang mampu membanggakan orang tua serta mengharumkan nama sekolah,” kata Ustadzah Sutiya, Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya.
Pencapaian Lanang menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki cerita suksesnya sendiri. Tugas sekolah adalah menemukan pintu itu, membuka ruangnya, kemudian menemani mereka berlari sejauh mungkin.
Dari gelanggang pencak silat, Lanang telah menunjukkan keberaniannya. Dari panggung penghargaan, ia membawa pulang emas sekaligus kebanggaan. (Rudi Ircham)