Dari Halaman Sekolah, Siswa dan Guru Kreatif 20 Panjatkan Doa Memohon Hujan

(Sekolah Anak Banget) Tak ada riuh suara bola yang ditendang. Tak terdengar pula gelak tawa siswa yang biasanya memenuhi halaman sekolah setiap pagi. Senin, 26 Oktober 2026, suasana halaman Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya berubah menjadi lebih khusyuk. Ratusan siswa, guru, dan karyawan berkumpul untuk melaksanakan Sholat Istisqa berjamaah sebagai ikhtiar menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan.

Pagi itu, pemandangan tak biasa terlihat di lingkungan sekolah. Para siswi mengenakan mukena, sementara siswa laki-laki tampil dengan busana muslim dan surban. Mereka bersiap mengikuti Sholat Istisqa di halaman sekolah, tepat di depan Masjid Mas Mansyur.

Suasana serupa juga terlihat di beberapa sudut lainnya. Siswa kelas 2 menggelar sajadah di selasar depan ruang kelas, sedangkan siswa kelas 1 melaksanakan sholat di dalam kelas masing-masing. Para guru, ustaz, ustazah, serta karyawan sekolah pun turut mengambil bagian dalam ibadah bersama tersebut.

Para siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya menggelar sholat Istisqo di halaman sekolah

Seluruh keluarga besar Kreatif 20 menyatukan langkah dalam ikhtiar spiritual. Di tengah cuaca panas dan musim kemarau yang berlangsung cukup panjang, mereka memilih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui salah satu ibadah yang disyariatkan ketika umat Islam menghadapi kekeringan.

Sebagaimana diketahui, fenomena El Niño turut memengaruhi pola curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini dapat memperpanjang musim kemarau dan meningkatkan suhu udara sehingga cuaca terasa lebih panas dari biasanya. Situasi tersebut menjadi salah satu latar belakang pelaksanaan Sholat Istisqa di lingkungan sekolah.

Sholat Istisqa pagi itu dipimpin oleh Ustaz Harun sebagai imam. Dengan tertib, para siswa mengikuti setiap rangkaian ibadah. Bagi sebagian siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berbeda dari aktivitas keagamaan yang biasa mereka lakukan di sekolah.

Para siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya mengikuti sholat Istisqo dengan khusyuk

Lebih dari sekadar ibadah bersama, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran langsung bagi para siswa. Mereka diajak mengenal dan mempraktikkan tata cara Sholat Istisqa, yang selama ini mungkin hanya mereka pelajari melalui penjelasan guru maupun materi Ismuba di kelas.

Momen paling khusyuk terlihat pada penghujung pelaksanaan sholat. Seluruh siswa bersama para ustaz, ustazah, dan karyawan mengangkat kedua tangan ke langit. Mereka bermunajat, berharap Allah SWT segera memberikan rahmat dan keberkahan bagi bumi serta seluruh makhluk-Nya.

Ustaz Harun, pengampu Ismuba sekaligus imam Sholat Istisqa, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dilaksanakan secara bersama-sama di halaman sekolah agar seluruh warga sekolah dapat berpartisipasi sekaligus memperoleh pengalaman belajar secara langsung.

“Kami sengaja mengadakan Sholat Istisqa ini di halaman sekolah bersama-sama agar Kota Surabaya segera diguyur hujan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman bagi para siswa agar mengetahui bagaimana tata cara Sholat Istisqa dilakukan,” ungkap Ustaz Harun.

Pagi itu, halaman sekolah yang biasanya menjadi tempat bermain dan bercanda berubah menjadi ruang pembelajaran spiritual. Ada pelajaran tentang ibadah, kebersamaan, kepedulian terhadap alam, sekaligus kesadaran akan keterbatasan manusia di hadapan kebesaran Allah SWT.

Dari halaman Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya, sebuah ikhtiar telah dilaksanakan. Bukan hanya untuk mengajarkan tata cara ibadah, tetapi juga menanamkan nilai keimanan dan kepedulian kepada para siswa. Semoga rahmat Allah segera tercurah dan kesejukan kembali menyapa Kota Surabaya. (Rudi Ircham)

Para jamaah berdoa dengan sungguh sungguh meminta untuk diturunkan hujan